Sesuatu yang meliputi seluruh sistem
yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai
dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan
kebutuhan pembeli aktual maupun potensial (W. Y. Stanton).
2.3.1.
Strategi
Pemasaran
Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi
perusahaan dimana strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah
perusahaan. Strategi adalah serangkaian rancangan besar yang menggambarkan
bagaimana sebuah perusahaan harus beroperasi untuk mencapai tujuannya. Sehingga
dalam menjalankan usaha kecil khususnya diperlukan adanya pengembangan melalui
strategi pemasarannya. Karena pada saat kondisi kritis justru usaha kecillah
yang mampu memberikan pertumbuhan terhadap pendapatan masyarakat. Pemasaran dimulai
dari menemukan apa yang diinginkan oleh konsumen Yang akhirnya pemasaran
memiliki tujuan yaitu :
1.
Konsumen potensial mengetahui secara
detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan
mereka atas produk yang dihasilkan.
2.
Perusahaan dapat menjelaskan secara
detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. Kegiatan pemasaran ini
meliputi berbagai kegiatan, mulai dari penjelasan mengenai produk, desain
produk, promosi produk, pengiklanan produk, komunikasi kepada konsumen, sampai
pengiriman produk agar sampai ke tangan konsumen secara cepat.
3.
Mengenal dan memahami konsumen
sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan
sendirinya.
Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi
beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor
sebagai berikut :
1.
Faktor mikro, yaitu perantara
pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat.
2.
Faktor makro, yaitu
demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk
pemasaran dari
sudut pandang penjual :
1.
Tempat yang strategis (place),
2.
Produk yang bermutu (product),
3.
Harga yang kompetitif (price), dan
4.
Promosi yang gencar (promotion).
Dari sudut
pandang konsumen :
1.
Kebutuhan dan keinginan konsumen
(customer needs and wants),
2.
Biaya konsumen (cost to the
customer),
3.
Kenyamanan (convenience), dan
4.
Komunikasi (comunication).
Dari
apa yang sudah dibahas di atas ada beberapa hal yang dapat disimpulkan, bahwa
pembuatan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsumen harus menjadi fokus
kegiatan operasional maupun perencanaan suatu perusahaan. Pemasaran yang
berkesinambungan harus adanya koordinasi yang baik dengan berbagai departemen
(tidak hanya di bagian pemasaran saja), sehingga dapat menciptakan sinergi di
dalam upaya melakukan kegiatan pemasaran.
2.3.2.
Konsep
Pemasaran
Pemasaran
dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi
keinginan manusia. Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia
inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk (product),
penetapan harga (price), Pengiriman barang (place), dan memperomosikan barang
(promotion). Pandangan ahli ekonomi terhadap pemasaran adalah dalam menciptakan
waktu tempat dimana produk diperlukan atau diinginkan lalu menyerahkan produk
tersebut untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen (konsep pemasaran).
1.
Produk
(product)
Menentukan
produk/jasa yang akan ditawarkan kepasar umumnya menjadi langkah paling awal.
Ide mngenai produk bias didapatkan dan beberapa sumber, cara termudah adalah
dengan membandingkan langsung produk sejenis seperti yang ingin dijual dan
melakukan riset kecil-kecilan ketarget pasar mengenai kelebihan dan kekurangan
dari produk tersebut.
2.
Harga
(price)
Menentukan
harga produk tidak semudah yang dibayangkan. Sehingga muncul pertanyaan
bagaimana harga produk atau jasa dapat diterima oleh pasar? Cara yang umum
digunakan adalah dengan menggunakan ptokan hitungan biaya produk tersebut dari
awal disiapkan hingga siap jual.
3.
Tempat/distribusi
(place)
Mengenai
produk tersebut yang akan ditawarkan tersebut mudah ditemukan oleh target pasar
yang ditujupada beberapa industri. Misalnya ritel atau restoran masalah
penempatan berarti sangat penting. Karena bisa jadi pemilihan lokasi tempat
usaha yang buruk dapat berakibat langsung kepada kegagalan dari usaha yang
dijalankan.
4.
Promosi
(promotion)
Mengenai
promosi dari produk, bagaimana suatu produk akan dikenalkan kepasar agar pelanggan
tergerak untuk membelinya. Salah satu cara berpromosi tang efektif adalah
dengan beriklan jika target pasar dri produk membutuhkan hal tersebut. Akan
tetapi ;
Falsafah
pemasaran menggunakan 5 konsep pemasaran untuk menjalankan pemasaran :
1. Konsep Produksi
Konsumen
akan menyukai produk-produk yang tersedia dan selaras dengan kemampuan, dan
manajemen yang sebaiknya memusatkan perhatian pada peningkatan efesiensi
produksi dan distribusi.
2. Konsep Produk
Gagasan bahwa konsumen akan
menyukai produk-produk yang menawarkan mutu, kinerja dan penampilan terbaik dan
bahwa suatu organisasi sebaiknya mencurahkan tenaganya untuk melakukan
perbaikan produk secara berkesinambungan.
3. Konsep Penjualan
Konsumen tidak akan membeli
cukup produk perusahaan, kecuali jika perusahaan tersebut melakukan upaya-upaya
penjualan dan promosi yang gencar.
4. Konsep Pemasaran
Pencapaian
tujuan-tujuan organisasional bergantung pada penetapan kebutuhan dan keinginan
dari pasar sasaran dan penyampaian kepuasan yang diinginkan secara lebih
efektif dan lebih efesien dibangdingkan dengan pesaing.
5. Konsep Sosial (Kemasyarakatan).
Oraganisasi sebaiknya
menetukan kebutuhan keinginan dan minat dari pasar sasaran dan mengirimkan
kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan lebih efesien dari pada
pesaing sedemikian rupa sehingga mampu memelihara atau meningkatkan
kesejahteraan konsumen dan masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar