Rabu, 19 April 2017

pemasaran

Sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial (W. Y. Stanton).
2.3.1.   Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan dimana strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan. Strategi adalah serangkaian rancangan besar yang menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan harus beroperasi untuk mencapai tujuannya. Sehingga dalam menjalankan usaha kecil khususnya diperlukan adanya pengembangan melalui strategi pemasarannya. Karena pada saat kondisi kritis justru usaha kecillah yang mampu memberikan pertumbuhan terhadap pendapatan masyarakat. Pemasaran dimulai dari menemukan apa yang diinginkan oleh konsumen Yang akhirnya pemasaran memiliki tujuan yaitu :
1.   Konsumen potensial mengetahui secara detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan mereka atas produk yang dihasilkan.
2.   Perusahaan dapat menjelaskan secara detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. Kegiatan pemasaran ini meliputi berbagai kegiatan, mulai dari penjelasan mengenai produk, desain produk, promosi produk, pengiklanan produk, komunikasi kepada konsumen, sampai pengiriman produk agar sampai ke tangan konsumen secara cepat.
3.   Mengenal dan memahami konsumen sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya.
Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut :
1.   Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat.
2.   Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran dari sudut pandang penjual :
1.   Tempat yang strategis (place),
2.   Produk yang bermutu (product),
3.   Harga yang kompetitif (price), dan
4.   Promosi yang gencar (promotion).
Dari sudut pandang konsumen :
1.   Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
2.   Biaya konsumen (cost to the customer),
3.   Kenyamanan (convenience), dan
4.   Komunikasi (comunication).
Dari apa yang sudah dibahas di atas ada beberapa hal yang dapat disimpulkan, bahwa pembuatan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsumen harus menjadi fokus kegiatan operasional maupun perencanaan suatu perusahaan. Pemasaran yang berkesinambungan harus adanya koordinasi yang baik dengan berbagai departemen (tidak hanya di bagian pemasaran saja), sehingga dapat menciptakan sinergi di dalam upaya melakukan kegiatan pemasaran.
2.3.2.   Konsep Pemasaran
Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), Pengiriman barang (place), dan memperomosikan barang (promotion). Pandangan ahli ekonomi terhadap pemasaran adalah dalam menciptakan waktu tempat dimana produk diperlukan atau diinginkan lalu menyerahkan produk tersebut untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen (konsep pemasaran).
1.   Produk (product)
Menentukan produk/jasa yang akan ditawarkan kepasar umumnya menjadi langkah paling awal. Ide mngenai produk bias didapatkan dan beberapa sumber, cara termudah adalah dengan membandingkan langsung produk sejenis seperti yang ingin dijual dan melakukan riset kecil-kecilan ketarget pasar mengenai kelebihan dan kekurangan dari produk tersebut.
2.   Harga (price)
Menentukan harga produk tidak semudah yang dibayangkan. Sehingga muncul pertanyaan bagaimana harga produk atau jasa dapat diterima oleh pasar? Cara yang umum digunakan adalah dengan menggunakan ptokan hitungan biaya produk tersebut dari awal disiapkan hingga siap jual.
3.   Tempat/distribusi (place)
Mengenai produk tersebut yang akan ditawarkan tersebut mudah ditemukan oleh target pasar yang ditujupada beberapa industri. Misalnya ritel atau restoran masalah penempatan berarti sangat penting. Karena bisa jadi pemilihan lokasi tempat usaha yang buruk dapat berakibat langsung kepada kegagalan dari usaha yang dijalankan.
4.   Promosi (promotion)
Mengenai promosi dari produk, bagaimana suatu produk akan dikenalkan kepasar agar pelanggan tergerak untuk membelinya. Salah satu cara berpromosi tang efektif adalah dengan beriklan jika target pasar dri produk membutuhkan hal tersebut. Akan tetapi ;
Falsafah pemasaran menggunakan 5 konsep pemasaran untuk menjalankan pemasaran :
1.   Konsep Produksi
Konsumen akan menyukai produk-produk yang tersedia dan selaras dengan kemampuan, dan manajemen yang sebaiknya memusatkan perhatian pada peningkatan efesiensi produksi dan distribusi.
2.  Konsep Produk
Gagasan bahwa konsumen akan menyukai produk-produk yang menawarkan mutu, kinerja dan penampilan terbaik dan bahwa suatu organisasi sebaiknya mencurahkan tenaganya untuk melakukan perbaikan produk secara berkesinambungan.
3.  Konsep Penjualan
Konsumen tidak akan membeli cukup produk perusahaan, kecuali jika perusahaan tersebut melakukan upaya-upaya penjualan dan promosi yang gencar.
4.  Konsep Pemasaran
Pencapaian tujuan-tujuan organisasional bergantung pada penetapan kebutuhan dan keinginan dari pasar sasaran dan penyampaian kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan lebih efesien dibangdingkan dengan pesaing.
5.  Konsep Sosial (Kemasyarakatan).
Oraganisasi sebaiknya menetukan kebutuhan keinginan dan minat dari pasar sasaran dan mengirimkan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan lebih efesien dari pada pesaing sedemikian rupa sehingga mampu memelihara atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar